FAQ : Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19

Sukatani,RW.016— Indonesia punya sejarah panjang dalam upaya penanggulangan penyakit menular dengan vaksinasi atau imunisasi. Indonesia juga berkontribusi terhadap penanggulangan penyakit di muka bumi ini melalui pemberian vaksinasi. Sebagai contoh sejak pertama kali imunisasi cacar dicanangkan pada tahun 1956, akhirnya penyakit cacar bisa dieradikasi yaitu dimusnahkan atau dihilangkan di seluruh dunia pada tahun 1974 sehingga pelaksanaan imunisasi campak distop pada tahun 1980. Pun demikian dengan polio, sejak imunisasi polio dicanangkan pertama kali tahun 1972, Indonesia akhirnya mencapai bebas polio tahun 2014. Saat ini dunia, termasuk Indonesia sedang dalam proses menuju eradikasi polio yang ditargetkan pada tahun 2023. Contoh lain Indonesia dengan upaya gencar pemberian imunisasi tetanus toxoid pada ibu hamil, Indonesia akhirnya mencapai status eliminasi tetanus maternal dan neonatal tahun 2016.

Infovaksin : Hubungan Vaksin, Imunisasi dan Kekebalan Kelompok

Sukatani,RW.016—Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit. Pemberian vaksin (imunisasi) dilakukan untuk mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi penyebab penyakit – penyakit tertentu. Vaksin biasanya mengandung agen yang menyerupai mikroorganisme penyebab penyakit dan sering dibuat dari mikrob yang dilemahkan atau mati, dari toksinnya, atau dari salah satu protein permukaannya. Agen merangsang sistem imun untuk mengenali agen sebagai ancaman, menghancurkannya, dan untuk lebih mengenali dan menghancurkan mikroorganisme yang terkait dengan agen yang mungkin ditemui di masa depanselengkapnya

RW.016 dan 17 Lakukan Fogging, Cegah Siklus Hidup Nyamuk Aedes Aegypti

Sukatani,RW.016— Vektor utama penularan penyakit demam berdarah dengue(dbd) adalah nyamuk Aedes aegypti, nyamuk yang memiliki siklus hidup yang dapat bertahan di daerah pedesaan maupun perkotaan. Dalam upaya pengendalian dan pencegahan siklus hidup nyamuk Aedes aegypti diwilayah Rukun Warga 016 & 017 pada hari Minggu, 27 Desember 2020 telah dilaksanakan fogging bersama-sama yang merupakan salah satu kegiatan rutin saat musim hujan tiba.  Fogging adalah sebuah teknik pengendalian vektor utama penyakit dbd yaitu nyamuk Aedes aegypti, dengan membunuh nyamuk dewasa dan jentiknya menggunakan abate. Lokasi fogging meliputi rumah warga, mesjid, mushola, sekolah Assalam, sekolah Az-Zahra, warung dan rumah non komplek di sekitar Sekretariat Rukun Warga 016. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Satgas COVID-19 RW.016, para relawan, karang taruna RW.016 serta dukungan unsur terkait antara lain Rukun Tetanggga dan warga yang ada di masing-masing wilayah tersebut.

DPAPMA Adakan Penyuluhan COVID-19

Sukatani, RW.016—Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Kota Depok pada tanggal 24 Desember 2020 bertempat di ruang rapat Sekretariat RW.016 melakukan penyuluhan protokol kesehatan COVID-19 dengan narasumber Herman dan Visina Shadriana. Acara dihadiri oleh Satuan Tugas Kampung Siaga Pencegahan Penyebaran Covid-19 Rukun Warga 016. Pada kesempatan tersebut narasumber menghimbau kepada masyarakat agar terus dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah dijalankan selama ini, hal ini mengingat yang terinfeksi positif Covid-19 semakin banyak jumlahnya.

Bersepeda Menurunkan Resiko Penyakit

Sukatani,RW.016—Rutin bersepeda dapat menurunkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke. Sebuah studi menunjukkan bahwa bersepeda sekitar 32 kilometer per minggu dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 50 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak bersepeda….selengkapnya

Manfaat Obat Tradisional Untuk Pemeliharaan, Pencegahan, Perawatan Kesehatan Pada Masa Bencana Nasional COVID-19

Sukatani, RW.016— Dalam rangka memberdayakan dan mendorong peran aktif masyarakat dalam upaya pengembangan kesehatan tradisonal perlu mengarahkan agar masyarakat dapat melakukan perawatan kesehatan secara mandiri dan benar melalui pemanfaatan tanaman obat tradional berupa jamu, obat herbal terstandar (OHT), dan fitofarmaka. Pemanfaatan obat tradional tersebut sebagai upaya untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan kesehatan termasuk pada masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan/atau Bencana Nasional Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)…selengkapnya

“Taman Obat Keluarga RW.016”

Kepres Menetapkan Hari Pelaksanaan Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tanggal 9 Desember 2020 Sebagai Hari Libur

(Sukatani, RW.016)— Dengan pertimbangan guna memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota secara serentak di beberapa provinsi dan kabupaten/kota, Pemerintah menetapkan hari pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tanggal 9 Desember 2020 sebagai hari libur. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2020, yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 27 November 2020. “Menetapkan hari Rabu tanggal 9 Desember 2020 sebagai hari libur nasional dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota secara serentak,” bunyi  diktum KESATU Keppres tersebut. Adapun diktum KEDUA Keppres tersebut menyatakan, Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yaitu 27 November 2020.

Sesuai Protokol Kesehatan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan proses pengelolaan logistik Pilkada Serentak 2020 mulai dari produksi hingga distribusi sudah sesuai protokol kesehatan. Anggota KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menyampaikan, semua proses pengelolaan tersebut sudah dikoordinasikan dan kerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti Bawaslu, TNI/Polri, dan Satgas Penanganan COVID-19.

“KPU berharap masyarakat pemilih tidak perlu khawatir untuk datang ke TPS, karena semua pengelolaan logistik yang dipakai dalam pemungutan suara di TPS sudah sesuai prokes,” tutur Dewa, Rabu (25/11/2020). (HUMAS KPU/UN)

Simulasi dan Perhitungan Suara Untuk Pilkada Serentak 9 Desember 2020

(Sukatani, RW.016) — Dengan pertimbangan guna memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota secara serentak di beberapa provinsi dan kabupaten/kota, Pemerintah menetapkan hari pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tanggal 9 Desember 2020 sebagai hari libur. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2020, yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 27 November 2020.

Warga Sumbangkan HT : Ciptakan Komunikasi Lancar Dukung Operasional Pengamanan Lingkungan

Sukatani, RW.016 — Salah satu unsur dalam meningkatkan tugas operasional Satuan Pengamanan (Satpam) di lingkungan Rukun Warga (RW) adalah alat komunikasi berupa handy talky (HT). Saat ini Satpam berjumlah 7 orang, dibagi 2 shift siang dan malam masing-masing 3 orang. pada bulan Mei 2020 pengurus RW.016 telah mengadakan 4 unit HT merk Baofeng : 2 HT digunakan satpam secara bergantian, 2 unit digunakan satgas covid-19. Sedangkan pada bulan Nopember 2020 salah satu warga RW.016 telah menyumbang/memberikan HT sebanyak 5 unit antara lain digunakan untuk : 1 unit digunakan satpam sebagai tambahan, sedangkan 4 unit digunakan satgas dan relawan covid-19. Selain itu warga tersebut juga menyumbangkan 8 jaket untuk tugas malam sebagai upaya ketahanan dan menjaga kesehatan satpam. Untuk lebih memperlancar pengamanan diharapkan setiap kepengurusan Rukun Tetangga memiliki HT sebagai upaya koordinasi pengamanan lingkungan bersama. Semoga warga dan keluarganya yang telah menyumbangkan 5 HT dan 8 Jaket tersebut mendapatkan barokah dari Allah Subhanallah Wata’ala.

Relawan Lakukan Pengkabutan Cegah Penyebaran COVID-19

Sukatani, RW.016 — Relawan COVID-19 merupakan masyarakat yang peduli terhadap pandemi COVID-19 diwilayah Rukun Warga (RW) 016 dan sekitarnya untuk bersama-sama mencegah penyebarannya dengan melakukan pengkabutan cairan disinfectan. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut antara lain dengan ikut langsung dalam operasi pengkabutan cairan disinfectan, selain itu ada juga yang berpartisipasi dengan memberikan sumbangan berupa cairan disinfectan, chlorine, karbol, masker, APD, alat steam, makanan, minuman, vitamin c, meja kantor, sofa, dispenser, televisi, alat siram tanaman, serta uang tunai serta peminjaman torn dan kendaraan bak terbuka. Lokasi pengkabutan cairan disinfectan meliputi seluruh jalanan/halaman/teras warga, mesjid, sekolah (Az-Zahra dan Assalam) taman, pos 6, pos 5, pos 2, pendopo, pos Satgas COVID-19, warung dan rumah masyarakat diseputaran kantor RW.016. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 22 Nopember 2020 dipimpin langsung oleh Ketua RW.016 Selaku Ketua Satgas COVID-19, dibantu Anggota Satgas COVID-19 serta Karang Taruna. Untuk itu diharapkan lebih banyak lagi keterlibatan masyarakat yang bergabung dalam Relawan Peduli COVID-19 untuk ikut mencegah terjadinya penyebaran COVID-19. Kegiatan pengkabutan cairan disinfectan direncanakan setiap bulan.

2 KPM Memberikan Banpres Kepada Satpam Pada Saat Penyerahan Banpres Tahap XII Kepada 10 KPM

Sukatani, RW.016 — Bantuan sosial presiden tahap 12 telah diserahkan kepada 10 keluarga penerima manfaat (KPM) oleh Ketua Rukun Warga 016 bertempat di Sekretaiat RW.016 pada hari selasa malam, 17 Nopember 2020. Acara penyerahan disaksikan antara lain oleh pengurus RW dan RT. Pada acara penyerahan tersebut 2 (dua) orang dari 10 KPM menyalurkan langsung bantuan tersebut kepada petugas satpam RW.016 sebagai rasa peduli dan berbagi kepada sesama warga. Hal tersebut telah dilakukan secara konsisten oleh 2 KPM sebanyak 12 tahap diterimanya Banpres tersebut….Semoga Barokah.

49 Paket Bansos Tahap 3 Dari Prov.Jabar Disalurkan

Sukatani, RW.016 — Di tengah pandemi covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mencoba meringankan beban masayarakat dengan memberikan bantuan sosial (bansos) tahap 3 kepada warga yang terdampak. Bertempat di Sekretariat RW.016 pada tanggal 11 Nopember 2020, Ketua RW.016 telah menerima dan sekaligus mendistribusikan Bantuan Sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 49 paket untuk 49 Kepala Keluarga yang sebelumnya pada tahap 2 hanya menerima 33 paket kepada warga Rukun Warga 016, Sukatani, Tapos, Kota Depok.

Sehat Dengan Taman “TOGA” RW.016

Sukatani, RW.016— Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) yang lebih alami oleh masyarakat Indonesia, secara turun-temurun sebagai warisan budaya bangsa. Tanaman obat tradisional digunakan secara empirik oleh masyarakat bermanfaat meningkatkan kesehatan dan pengobatan berbagai penyakit.

Taman Tanaman Obat Keluarga RW.016 yang diupayakan oleh Ibu-ibu PKK Rw.016 dengan memanfaatkan lahan kosong dengan berbagai tanaman yang berfungsi sebagai obat maupun untuk konsumsi setiap harinya. antara lain jahe, kuyit, sereh, sirih, panda, lavender, kemangi, kangkung, bayam, singkong, sawi, bawang merah, bawang dayak, daun seledri, daun bawang,cabe, tomat, terong, okra, disamping itu juga diselingi dengan ternak ikan lele. Untuk tanaman konsumsi sudah beberapa kali dilakukan panen dan dinikmati bersama-sama.

News Update

News Update

Assalam”Bersholawat” Peringati Maulid Nabi Besar SAW

Sukatani, RW.016 — Dalam rangka mensyukuri atas rahmat dan nikmat Allah yang diberikan kepada umatnya, Mesjid Assalam mengadakan peringatan Maulid Nabi Besar SAW, pada hari Ahad 15 Robiulawal 1424 H atau Minggu 1 Nopember 2020. Acara Maulid dilaksanakan setelah sholat subuh berjamaah, kemudian dilakukan pembacaan rowi sholawat barjanji oleh ustadz Sugiman yang diikuti oleh jamaah sholat subuh, serta ceramah Maulid disampaikan oleh Ustadz Ali Hudaibi. Dalam tausiyahnya ustadz Ali mengatakan dalam suasana yang masih dilingkupi oleh wabah COVID-19 agar para jamaah memperbanyak baca sholawat. Dengan sholawat berharap kita dapat memperoleh berkah dan rahmat dari Allah untuk mencegah terjadi wabah di negara kita. ( Allahumma Sholi Ala Sayidina Muhammad Wa ala Alihi Sayidina Muhammad ).